kopiket

sekedar copy hasil browsing

Cara Memainkan Video (Anime) Hi10P (10 bit)

Akhir-akhir ini, video 10 bit alias Hi10P mulai digunakan oleh bebrapa fansub anime, menggantikan teknologi lama: 8 bit.
Contoh fansub yang sudah beralih ke teknologi 10bit: Commie, Underwater, Nutbladder
Beberapa enkoder paket hemat (pahe) atau versi mini pun tak mau kalah. Contoh enkoder pahe yang sudah mulai beralih ke teknologi 10bit: hi10anime, ons-team, animedragon, minitheatre, animestash.

Apa itu Hi10P?
Pada dasaranya, Hi10P adalah profil enkoding H.264 yang menggunakan infomasi sepanjang 10 bit untuk merepresentasikan warna. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan kualitas video yang lebih bagus dan ukuran file yang lebih kecil. Ini adalah sebuah kemajuan besar dalam dunia enkoding video.

Keuntungan Video Hi10P

  • Rasio kompresi yang lebih tinggi menghasilkan penurunan ukuran file yang cukup siginifikan, berkisar antara 20-40%, tergantung setting enkoding yang digunakan. Akan tetapi, jika settingnya tidak pas, bisa saja ukuran file-nya malah lebih besar daripada enkoding dengan profil 8-bit (biasa).
  • Lebih banyak detil yang bisa dipertahankan dari video aslinya. Dengan demikian, bisa mengurangi terjadinya “banding” (tampilan warna yang kurang akurat). Detil adegan gelap pun jadi lebih bagus.

Kekurangan Video Hi10P

  • Durasi enkoding dan dekoding lebih lama.
  • Lebih menguras tenaga CPU (prosesor) pada saat dekoding/rendering/pemutaran video.
  • DXVA dan CUDA belum mendukung profil 10 bit. Sekedar info, DXVA dan CUDA adalah teknik pengalihan proses dekoding/rendering video dari CPU (prosesor) ke GPU (VGA). Saat ini, belum ada VGA yang mendukung dekoding video 10bit secara langsung.
  • Peralatan pemutar video yang mendukung 10bit belum ada. Ini berita buruk bagi yang suka menyetel video anime pada VCD/DVD player, PS3, atau TV yang mendukung pemutaran video melalui USB. Mungkin saja videonya masih bisa disetel, tapi akan terjadi distorsi warna yang sangat mengganggu.

Cara praktis memainkan video Hi10P
Berikut ini cara mudah memainkan video Hi10P dengan baik dan benar.

  1. Sebelumnya, pastikan kamu telah meng-uninstall semua software codec yang terdapat pada komputer.
  2. Lakukan pula pembersihan registry dengan menggunakan software seperti CCleaner, RegCleaner, dan sejenisnya.
  3. Download dan install salah satu software codec pack berikut. (salah satu saja, jangan maruk!)

    Install dengan setting default saja jika bingung dengan beragam opsi/pilihan pengaturan pada saat instalasi.

Catatan

  • Karena video 10bit menguras tenaga CPU, pastikan komputermu memiliki spesifikasi yang cukup tinggi. Untuk memutar video 720p biasa dengan mulus kira-kira diperlukan prosesor setara pentium 4 2.4 GHz. Untuk versi 10bit, mungkin di atasnya sedikit, sekitar Pentium 4 2.8 GHz.
  • Berdasarkan pengalaman saia, video 1080p 10bit sangat berat untuk dimainkan oleh PC dengan spesifikasi pas-pasan. Kalo bisa, hindari jenis video ini. Kecuali, komputermu memiliki spesifikasi hardware mengengah ke atas.
  • Subtitle dengan efek animasi yang heboh sangat menguras tenaga CPU. Matikan efek animasi ini dengan memilih opsi “static subtitle” pada saat instalasi atau pada bagian opsi software media player yang digunakan.

Referensi dan Info Lebih Lanjut

Info lainnya menyusul…

CoreAVC 3.0.1 – Indowebster.com, Size: 2.12 MB
Combined-Community-Codec-Pack-2011-11-11 – Indowebster.com, Size: 9.43 MB

 

Original posting : mr_ark

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 7 November 2014 by in komputer, Tutorial.
%d bloggers like this: